Ujungkasur #Film NAY

Film NAY




NAY sebuah film dari novel karya Djenar Maesa Ayu. film ini hanya memakai 1 artis karena film ini lebih kepada drama monolog. monolog adalah penampilan satu orang diatas pangung yang bercerita tentang apapun dari opini keluh kesa dll. monolog pada dasarnya seperti film bisu yang memerankan suatu adegan namun kini ada penambahan suara, berbeda dengan pidato yang cenderung formal, monolog mementingkan gerak tubuh setiap adegan. monolog sendiri erat kaitanya dengan seni teater.

Nay di perankan oleh Ine Febrianti. serta pemain lain yang turut mendukung film Nay sebagai pengisi suara adalah Niniek L. Karim, Joko Anwar dan Farishad Latjuba

film nay sendiri mendapatkan dana dari https://wujudkan.com salah satu situs indonesia yang mewujudkan impian kita. dana yang terkumpul sebanyak Rp 250.250.000. pada situsnya terwujud tanggal 2-20-2015. 

untuk pembuatan film ini menurut Djenar Maesa Ayu mendapatkan banyak sekali halangan bahkan nyaris dikatakan gagal. mulai dari masalah pendanaan yang pas-pasan. teman-teman dan keluarga selalu mensuport Djenar Maesa Ayu agar film ini terwujud. ada penggemar yang rela menolong walau tidak dibayar agar film ini bisa terwujud. 

masalah pendanaan ini juga yang membuat Djenar Maesa Ayu merangkap sebagai Produser, Sutradara, dan Penulis Skenario. Penata Kamera: Ipung Rachmat Syaiful (Habibie, Pintu Terlarang, Janji Joni). Penata Arstistik: Vida Sylvia (5cm, Supernova). Penata Suara: Khikmawan Santosa & Ichsan (Lovely Man, The Raid, Rumah Dara). Penyunting Gambar: Wawan I Wibowo (Sang Pencerah, Habibie Ainun, Hijab)

nanti saya tuliskan kesan setelah menonton film ini.



kenapa sih harus menonton film ini? 
yup menambah pengetahuan tentang problematika perempuan. mendalami pola pikir keresahan yang perempuan alami. enggak bakal tayang dua kali apa lagi ngarepin DVD BAJAKAN. jadi segeralah ke bioskop terdekat.

setelah menonton film ini 11/26/2015 jam 1 di blok m square ternyata film ini sungguh sangat keren. yup isinya tentang perempuan kekinian. bukan foto-foto selfie atau tempat2 nongkrong kafe masa kini. bercerita tentang perempuan hamil diluar nikah. bukanya masalah tersebut sudah sedang kekinian yah?
kita di ajak mengetahui pemikiran wanita, konflik batin dari keputusan yang ia buat, penuh emosional. jika ingin menagkap makna dari film ini perlu di tonton lebih dari satu kali. saya cukup puas, dengan film ini membuka sudut pandang baru ketika wanita yang memiliki trauma waktu kecil memilih karir atau anak yang ada dalam kandunganya. dipenghujung  usia produktifnya wanita ini mencoba mengambil keputusan yang hebat.
endingnya pun membuat saya penasaran untuk memastikannya.

yang membuat saya penasaran lainnya adalah detail dari film ini, pada beberapa adegan menggunakan footage yang sama, mungkin masalah penghematan dana tadi. selain itu jika dirunut setiap jalan yang diambil terkesan jalan itu-itu saja. kembali kejalan tadi lagi dan lokasinya lumayan berjauhan. jika menggunakan kecepatan mobil yang nay kendarai memakan waktu lama dari adegan satu ke adegan berikutnya, mungkin bukan waktu dalam sebenarnya "real time". saya belum menagkap entah karena faktor kesengajaan atau faktor clue dari jalan ceritanya. maka dari itu sepertinya harus kita tonton lagi :D

Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

 

Flickr Photostream

Twitter Updates

Meet The Author