Ujungkasur #Jilbab

Jilbab
Sebuah Puisi

puisi ini terispirasi oleh seseorang yang saya suka, ya memang dia tak mengenakan jilbab namun ia berkata "aku akan mengenakan jilbab, mungkin ketika sudah berumah tangga". Suatu ketika, sebuah gambar menggusik hatiku. iya berdiri didepan dan seseorang dibelakang mencium rambutnya. suaminya? tentu saja bukan.

Jilbab

jilbab itu cantik
tanpa harus memperlihatkan rambutmu
jilbab itu melindungimu
bukan membuatmu panas.
jilbab itu melindungiku
membuat hatiku tentram.
jilbab itu bukan keterasingan
kita semua bisa menerima dan menghargaimu
jilbab itu kewajiban
dimana ada yang kurang ketika tak mengenakannya


puisi ini di ambil dan menggunakan salah satu teori kebutuhan. mungkin pembaca ada yang bisa menebak teori siapa yang saya ambil. terimakasih. 




Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

 

Flickr Photostream

Twitter Updates

Meet The Author